FK,Barcelona – Sejak debut sensasionalnya di usia 15 tahun melawan Real Betis pada April 2023, Lamine Yamal telah menjelma menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di skuat Barcelona. Kini, saat ia mendekati gelar La Liga keduanya, Real Madrid tampaknya tak mampu menemukan cara menghentikannya.

Musim ini, Yamal bukan sekadar pemain muda berbakat—ia menjadi masalah besar bagi Real Madrid. Dalam laga La Liga di Santiago Bernabéu, ia mencetak satu gol dalam kemenangan telak 4-0 atas Los Blancos. Di final Piala Super Spanyol, Yamal kembali mencetak gol penyeimbang sebelum memberikan assist kepada Alejandro Balde untuk gol keempat Barcelona.

Penampilannya semakin gemilang di final Copa del Rey, saat ia mencatat dua assist untuk gol Pedri dan Ferran Torres, yang mengantarkan Blaugrana meraih trofi bergengsi tersebut.

Namun, perjalanan Yamal tak selalu mulus. Ia sempat menjadi korban pelecehan rasial di Bernabéu—sebuah insiden yang mengundang kecaman luas. Meski begitu, pemain muda ini justru tampil semakin kuat, menghadapi tekanan meski Madrid kehilangan beberapa bek utama seperti Mendy dan Alaba. Ia juga siap menghadapi tantangan baru melawan Fran García dalam pertemuan keempat musim ini.