Mengejutkan! 11 Diler Resmi Daihatsu Tutup Serentak di Jakarta dan Jawa Timur, Ini Penjelasan Resminya

FHC, Industri otomotif nasional kembali diwarnai dinamika bisnis yang cukup mengejutkan. Sebanyak 11 jaringan diler resmi Daihatsu yang berada di bawah naungan Asco Automotive resmi menghentikan seluruh kegiatan operasionalnya mulai 1 Juni 2026.

Informasi penutupan tersebut diumumkan melalui akun media sosial masing-masing diler resmi Asco Automotive. Keputusan tersebut langsung menjadi perhatian pelaku industri dan konsumen mengingat Asco merupakan salah satu jaringan diler resmi Daihatsu yang telah lama beroperasi di Indonesia.

Berdasarkan informasi yang beredar, sebanyak 11 authorized outlet Daihatsu Asco yang menghentikan operasional tersebar di dua wilayah utama, yakni enam outlet di DKI Jakarta dan lima outlet lainnya di Jawa Timur.

Penutupan serentak sejumlah diler tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat, terutama terkait layanan penjualan kendaraan baru, servis berkala, ketersediaan suku cadang, hingga layanan purnajual bagi pelanggan yang selama ini menjadi konsumen Asco Automotive.

Menanggapi kondisi tersebut, perwakilan PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI DSO) menegaskan bahwa penutupan jaringan diler tersebut tidak akan mengganggu pelayanan kepada pelanggan Daihatsu di Indonesia.

Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono, mengatakan pihaknya menghormati keputusan yang diambil manajemen Asco Automotive sebagai bagian dari dinamika yang lazim terjadi dalam dunia bisnis.

“Terkait dengan adanya penutupan salah satu dealer Daihatsu, pada dasarnya kami menghargai setiap keputusan yang telah diambil oleh pihak dealer sebagai bagian dari dinamika bisnis yang terjadi,” ujar Tri saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (4/6/2026).

Meski kehilangan 11 outlet sekaligus, Daihatsu memastikan seluruh layanan kepada konsumen tetap berjalan sebagaimana mestinya. Perusahaan menegaskan bahwa jaringan resmi Daihatsu yang masih beroperasi siap mengambil alih pelayanan bagi pelanggan yang sebelumnya dilayani oleh outlet Asco Automotive.

Menurut Tri, komitmen Daihatsu untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan tidak akan berubah meskipun terjadi pengurangan jumlah outlet akibat penutupan tersebut.

“Kami ingin menegaskan bahwa Daihatsu Indonesia tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan di setiap perjalanan kepemilikan mobil, baik dalam proses penjualan maupun pada layanan purnajual. Seluruh jaringan Daihatsu siap melayani kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah,” katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi jaminan bagi para pemilik kendaraan Daihatsu yang selama ini melakukan servis rutin, klaim garansi, atau pembelian suku cadang melalui jaringan Asco Automotive.

Sebagai langkah antisipasi, Daihatsu telah menyiapkan skema pengalihan layanan bagi pelanggan yang terdampak penutupan outlet Asco. Konsumen akan diarahkan ke jaringan diler resmi Daihatsu lainnya yang berada di lokasi terdekat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terjadi gangguan layanan maupun keterlambatan dalam pemenuhan kebutuhan pelanggan.

“Kami juga memastikan bahwa pelanggan yang sebelumnya dilayani oleh dealer tersebut tetap dapat memperoleh layanan secara optimal melalui jaringan resmi Daihatsu terdekat, tanpa mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan,” ujar Tri.

Menurutnya, cakupan pelayanan Daihatsu saat ini masih cukup kuat karena didukung jaringan diler yang tersebar luas di berbagai daerah. Oleh sebab itu, penutupan 11 outlet Asco dinilai tidak akan mengurangi akses masyarakat terhadap layanan resmi Daihatsu.

Penutupan sejumlah outlet otomotif sebenarnya bukan fenomena baru dalam industri kendaraan bermotor. Perubahan strategi bisnis, efisiensi operasional, kondisi pasar, hingga pergeseran pola konsumsi masyarakat sering kali memengaruhi keberlangsungan jaringan diler.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri otomotif nasional menghadapi berbagai tantangan mulai dari transformasi digital, perubahan perilaku konsumen yang semakin banyak mencari informasi dan melakukan transaksi secara daring, hingga persaingan yang semakin ketat antar merek kendaraan.

Di sisi lain, produsen otomotif juga terus melakukan evaluasi terhadap efektivitas jaringan distribusi dan layanan purnajual untuk memastikan operasional tetap efisien serta mampu menjangkau pasar secara optimal.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari pihak Asco Automotive mengenai alasan spesifik di balik keputusan penghentian operasional 11 outlet tersebut.

Daihatsu mengimbau para pelanggan untuk tetap tenang dan tidak khawatir terkait keberlanjutan layanan kendaraan mereka. Seluruh hak konsumen, termasuk servis berkala, klaim garansi, ketersediaan suku cadang, hingga layanan perawatan kendaraan tetap dapat diperoleh melalui jaringan resmi Daihatsu lainnya.

Dengan dukungan jaringan layanan yang masih tersebar di berbagai wilayah Indonesia, perusahaan optimistis kebutuhan pelanggan tetap dapat terpenuhi tanpa kendala berarti.

Penutupan 11 outlet Asco Automotive memang menjadi salah satu peristiwa penting dalam industri otomotif nasional tahun ini. Namun, Daihatsu memastikan bahwa operasional bisnis dan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan normal sehingga tidak mengganggu pengalaman kepemilikan kendaraan para konsumennya.