Menurutnya, tujuan utama MBG bukan sekadar menyediakan makanan bagi peserta didik, melainkan membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini.

“Kami berharap Kepala BGN yang baru mampu menjalankan arahan Presiden agar masyarakat Indonesia terbebas dari masalah kekurangan gizi dan stunting. Anak-anak penerima manfaat harus tumbuh sehat, kuat, unggul, dan siap menjadi generasi emas Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan bahwa investasi pada pemenuhan gizi anak-anak saat ini akan menentukan kualitas kepemimpinan bangsa pada masa mendatang.

Menurut Agustin, generasi yang sehat dan berkualitas akan menjadi modal utama dalam mewujudkan Indonesia maju sekaligus memperkuat daya saing nasional di tingkat global.

Membangun Generasi Emas Indonesia

Lebih lanjut, Agustin menilai Program Makan Bergizi Gratis memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan semangat kebangsaan generasi muda.

Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi sejak dini, para pelajar diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki rasa nasionalisme yang kuat.