“Program MBG memiliki tujuan yang sangat mulia, yaitu memperbaiki kualitas gizi generasi penerus bangsa. Karena itu, evaluasi dan kritik perlu diarahkan untuk memperbaiki program, bukan justru membangun narasi yang membuat masyarakat kehilangan kepercayaan,” katanya.

Menurutnya, tantangan-tantangan tersebut justru menjadi alasan penting mengapa BGN membutuhkan kepemimpinan yang kuat, tegas, dan mampu melakukan pembenahan secara menyeluruh.

Prabowo Mania 08 menilai Naniek S. Deyang memiliki kapasitas yang memadai untuk memimpin BGN. Selama menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, Naniek dikenal aktif melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.

Agustin mengatakan, Naniek tidak hanya menerima laporan di atas meja, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan berbagai informasi yang diterima benar-benar sesuai kondisi nyata.

Dari berbagai hasil monitoring tersebut, ditemukan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan operasional tidak sesuai standar yang ditetapkan. Dalam beberapa kasus, BGN bahkan memberikan teguran keras hingga penghentian sementara operasional terhadap dapur yang dinilai tidak memenuhi ketentuan.