Lebih lanjut, ia menekankan bahwa KPK berharap hakim tunggal praperadilan dapat menilai bukti secara objektif dan mempertimbangkan fakta yang telah dipresentasikan selama persidangan.
“Kami menghormati proses hukum dan siap menerima apapun putusan hakim. Namun, kami tetap optimis karena seluruh kesimpulan yang kami ajukan mencerminkan kekuatan bukti yang kami miliki,” tambahnya.
Hakim Diharapkan Bersikap Objektif
Dalam kasus ini, KPK telah mengungkap sejumlah alat bukti yang mendukung dugaan keterlibatan Hasto. Dugaan suap yang melibatkan Harun Masiku menjadi salah satu kasus besar yang masih dalam pengusutan, dan praperadilan ini menjadi ujian penting bagi lembaga penegak hukum.
“Kami harap hakim dapat melihat fakta yang ada secara jernih dan mempertimbangkan bukti yang telah disajikan sejak awal hingga saat ini,” tegas Iskandar.
Praperadilan ini menjadi perhatian luas karena menyangkut salah satu petinggi partai besar. Jika gugatan Hasto ditolak, maka penyidikan KPK terhadap dirinya akan berlanjut ke tahap selanjutnya. Sebaliknya, jika praperadilan dikabulkan, maka status tersangka Hasto bisa batal dan penyidikan harus dimulai dari awal.
