Faktahukumntt.com, JakartaBupati Kupang Yosef Lede mengambil langkah proaktif untuk mempercepat pembangunan daerah dengan membawa proposal ke berbagai kementerian dan lembaga di Kabinet Merah Putih di Jakarta.

Bersama Gubernur NTT Melkiades Lakalena dan para kepala daerah se-NTT, Yosef Lede menjalankan misi khusus untuk memperjuangkan kebutuhan daerah di tingkat nasional.

Selama dua hari (17-18 Maret 2025), Bupati Kupang mengunjungi 10 kementerian dan lembaga strategis untuk memaparkan berbagai program prioritas yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari tingkat akar rumput.

Fokus utama proposal ini mencakup pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi lokal, hingga peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan.

Jemput Bola Demi Kabupaten Kupang Emas

Dalam keterangannya, Bupati Kupang Yosef Lede menegaskan bahwa langkah jemput bola ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya mengandalkan alokasi anggaran daerah, tetapi juga membangun sinergi dengan pemerintah pusat.

“Kami datang dengan gagasan konkret dan program strategis untuk membangun Kabupaten Kupang dari bawah. Dengan komunikasi langsung kepada kementerian, kami berharap mendapatkan dukungan nyata dalam mewujudkan Kabupaten Kupang Emas,” ujar Yosef.

Ia menambahkan, pembangunan yang berkelanjutan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan pusat. Langkah aktif ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Kupang tidak hanya menunggu, tetapi aktif bergerak untuk menciptakan perubahan.

Isi Proposal Besar: Fokus pada Kebutuhan Masyarakat

Proposal yang diajukan oleh Bupati Kupang mencakup berbagai program prioritas yang menyasar kebutuhan mendesak di daerah, di antaranya:

1. Pembangunan Infrastruktur Dasar

Peningkatan akses jalan, listrik, dan air bersih di desa-desa terpencil.

Pengembangan infrastruktur digital untuk mendukung pendidikan dan ekonomi.

2. Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.

Dukungan terhadap UMKM dan program pelatihan keterampilan bagi masyarakat.

3. Peningkatan Kesehatan dan Pendidikan

Penambahan fasilitas kesehatan di daerah terpencil untuk menurunkan angka stunting.

Peningkatan sarana pendidikan dan kesejahteraan guru di wilayah pelosok.

4. Pemberantasan Kemiskinan dan Stunting

Program terpadu untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kupang.

Intervensi gizi dan edukasi kesehatan bagi ibu dan anak di daerah rawan.

5. Pengembangan Sumber Daya Alam dan Kelautan

Peningkatan kapasitas nelayan melalui teknologi dan akses pasar.

Optimalisasi sektor pertanian berbasis masyarakat untuk ketahanan pangan.

“Kami menyampaikan langsung tantangan yang dihadapi masyarakat di lapangan, dari minimnya infrastruktur hingga kebutuhan akan akses kesehatan yang memadai. Proposal ini mencerminkan suara rakyat dan menjadi pijakan utama untuk membangun dari akar rumput,” tegas Yosef.

Kunjungan ke Kementerian: Langkah Konkret Kolaborasi

Dalam kunjungan dua hari tersebut, Bupati Kupang Yosef Lede bersama rombongan telah menyampaikan proposal ke berbagai kementerian dan lembaga, di antaranya:

1. Bappenas – Sinkronisasi program pembangunan daerah dan nasional.

2. Kementerian Sosial – Peningkatan jangkauan bantuan sosial untuk kelompok rentan.

3. Kementerian Koperasi dan UKM – Pengembangan koperasi dan pemberdayaan UMKM.

4. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah – Dukungan fasilitas pendidikan di daerah terpencil.

5. Kementerian Perikanan dan Kelautan – Penguatan kapasitas nelayan lokal dan perlindungan ekosistem laut.

6. Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan – Strategi pengurangan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kupang.

7. Kementerian Perumahan Rakyat – Pembangunan rumah layak huni bagi warga berpenghasilan rendah.

Bupati Yosef Lede menekankan bahwa keberhasilan membangun Kabupaten Kupang tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi yang solid dengan pemerintah pusat menjadi kunci utama mewujudkan visi besar pembangunan daerah.

“Kami berkomitmen untuk terus menjalin koordinasi aktif dan memastikan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan. Tidak ada hasil besar tanpa kerja sama yang kuat,” katanya.

Ia juga menyampaikan optimisme bahwa dukungan dari kementerian akan menjadi pendorong utama dalam merealisasikan berbagai program prioritas di Kabupaten Kupang.

Menuju Kabupaten Kupang Emas: Perubahan Dimulai dari Akar Rumput

Kunjungan ini menjadi langkah nyata Bupati Kupang dalam membangun daerah dari akar rumput. Dengan membawa aspirasi masyarakat langsung ke pemerintah pusat, diharapkan ada percepatan pembangunan di berbagai sektor vital.

Yosef Lede menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung visi besar ini.

“Kami percaya bahwa perubahan dimulai dari bawah. Dengan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat, kita bisa mewujudkan Kabupaten Kupang Emas yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tutupnya.