FK-Bintang Brasil, Raphinha, mengungkap kisah emosional di balik pemanggilan pertamanya ke Timnas Brasil. Dalam podcast bersama jurnalis Isabela Pagliari, pemain Barcelona ini bercerita bahwa dirinya sempat mendapat tawaran untuk memperkuat Timnas Italia pada ajang Euro 2020.

“Saya punya darah keturunan Italia dari pihak ayah. Saat itu, Italia punya proyek bagus untuk saya,” ujar Raphinha. Bahkan, pemain Jorginho disebut sering menelponnya demi meyakinkan Raphinha agar menerima tawaran Italia.

Namun, di tengah godaan itu, hati kecilnya tetap berharap dipanggil Brasil, meskipun hanya 1%.

“Untungnya paspor Italia saya tidak pernah selesai saat itu. Padahal saya direncanakan ikut Euro bersama Italia, yang kemudian jadi juara,” tambahnya.

Saat Copa America 2021, yang berlangsung di tengah pandemi COVID-19, Raphinha hampir masuk skuat Brasil, namun hanya sebagai pemain cadangan darurat bila ada yang cedera atau terkena virus.

“Saya tetap latihan keras, tapi akhirnya tidak dipanggil. Saya fokus ke pramusim bersama Leeds United, dan mencoba melupakan semuanya.”

Momen tak terlupakan terjadi jelang laga perdana Premier League 2021/22 melawan Manchester United. Saat naik bus menuju Manchester, Raphinha mendapat kabar dari ponselnya.

“Banyak pesan masuk, saya pikir nomor saya disebar. Ternyata itu ucapan selamat karena saya dipanggil ke Timnas Brasil.”

Ia langsung menonton pengumuman resmi di YouTube dan mendengar namanya disebut. “Saya telepon keluarga dan hanya bisa menangis. Itu adalah salah satu momen paling bahagia dalam hidup saya,” ungkapnya penuh haru.

Kini, Raphinha telah menjadi bagian penting dari skuat Timnas Brasil, tetapi cerita masa lalunya memperlihatkan bahwa jalan menuju mimpi tak selalu lurus. Ia harus menolak kenyamanan demi menunggu harapan kecil yang akhirnya jadi nyata.