Menurutnya, kolaborasi antara Kemendiktisaintek, perguruan tinggi, dan Komisi X DPR RI menjadi langkah strategis untuk memastikan dunia pendidikan mampu menjawab tantangan perubahan yang semakin cepat, terutama di bidang teknologi dan inovasi.

“Workshop Bina Talenta ini merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan perguruan tinggi dalam rangka penguatan paradigma Dikti Saintek Berdampak melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta diseminasi kebijakan transformasi pendidikan tinggi yang adaptif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Rektor Undarma mengingatkan bahwa target besar Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai hanya dengan optimisme dan harapan semata. Menurutnya, diperlukan kerja nyata, pembaruan gagasan, serta keberanian untuk terus berinovasi di tengah perubahan global yang berlangsung sangat cepat.

“Tahun 2045 semakin dekat. Cita-cita Indonesia Emas tidak akan tercapai hanya dengan harapan, melainkan melalui kerja nyata, pembaharuan gagasan, dan keberanian berinovasi,” tegasnya.