2. Beban utang luar negeri membengkak
Pemerintah maupun swasta yang memiliki utang dalam dolar AS akan menghadapi kenaikan cicilan akibat pelemahan rupiah.
3. Capital outflow meningkat
Menurunnya kepercayaan investor terhadap rupiah berpotensi memicu arus modal keluar, yang justru memperparah tekanan terhadap nilai tukar.
Dampak berantai dari kondisi ini juga bisa dirasakan masyarakat secara langsung, mulai dari kenaikan harga kebutuhan pokok hingga biaya pendidikan dan transportasi.
Penyebab Pelemahan Rupiah
Wijayanto menilai, pelemahan rupiah saat ini bukan disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan kombinasi dari faktor global dan domestik.
Salah satu sorotan utama adalah komunikasi kebijakan yang dinilai kurang tepat dari pemerintah dalam beberapa waktu terakhir.
“Pernyataan terkait rencana memajaki Selat Malaka, penolakan terhadap tawaran pinjaman IMF, hingga komunikasi soal rating kredit menjadi sinyal yang kurang positif bagi pasar,” jelasnya.
Selain itu, kritik terbuka terhadap investor dan lembaga keuangan global juga dinilai berpotensi menurunkan kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.
