Belu,FHC-Jenaza Fransiskus Xaverius Asten ditemukan tak bernyawa di Kilo Meter 8 Jurusan Atapupu (Sabanase), Wilayah Kabupaten Belu pada 9 November 2025 lalu. Hampir 3 bulan lalu itu, Kepolisian Resort (Polres) Belu-Penyidik Polres Belu, belum mengungkap misteri kematian tersebut.
Tim Kuasa Hukum Keluarga Korban, Silvester Nahak,SH, Wilfidus Son Lau,SH.,MH dan Norbertus Kehi Bria,SH dalam konfresnsi Pers, Senin (19/1/26), mengungkap 4 skenario atau kejanggalan yang direkayasa terhadap kematian Kepala BPBD Kabupaten Belu, Fransiskus Xaverius Asten pada saat dievakuasi.
1. Motor yang dikendarai Almarhum Fransiskus Asten ditemukam di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam keadaan Of.
2. Fransiskus Asten pada saat keluar dari rumah memakai switer. Sampai dengan saat ini switer yang dipakai Fransiskus Asten belum ditemukan.
3. 1 (Satu) buah handphone yang dipegang Fransiskus Asten hilang. Keluarga sudah berupaya mencari di TKP tapi tidak ditemukan.
4. Topi yang dipakai Frans Asten tidak ditemukan.
Dikatakan, empat kejanggalan tidak wajar tersebut disinyalir ada sebuah skenario yang direkayasa, sehingga Penyidik Polres Belu diminta untuk pro aktif dan bekerja secara profesional.
