<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Araksi &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<atom:link href="https://www.faktahukumntt.com/tag/araksi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berani Dan Berimbang Demi Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Feb 2023 06:23:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>Araksi &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dinilai Lalai Belum Bayar Upah Pekerja, PT. SKM Dilaporkan Ke Disnakertrans TTU</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/dinilai-lalai-belum-bayar-upah-pekerja-pt-skm-dilaporkan-ke-disnakertrans-ttu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2022 09:31:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Warta Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Araksi]]></category>
		<category><![CDATA[Araksi TTU]]></category>
		<category><![CDATA[Belum Bayar Upah Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[Dinilai Lalai]]></category>
		<category><![CDATA[Disnakertrans TTU]]></category>
		<category><![CDATA[Gaji Lembur]]></category>
		<category><![CDATA[Gaji pokok]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kontraktor]]></category>
		<category><![CDATA[PT. SKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=32059</guid>

					<description><![CDATA[KEFAMENANU, faktahukumntt.com &#8211; 27 Desember 2022 Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu tenaga kerja, Sipri Bria saat ditemui media ini di Kefamenanu, Selasa,27 Desember 2022 Pekerja proyek jalan batas sabuk merah di Desa Takirin, Kabupaten Belu Sipri Bria mengatakan Hemus taolin merupakan kontraktor pengerjaan jalan batas sabuk merah di Desa Takirin, Kabupaten Belu Kami para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KEFAMENANU, <a href="https://www.faktahukumntt.com/warta-kota/dinilai-lalai-be…isnakertrans-ttu/">faktahukumntt.com</a> &#8211; 27 Desember 2022</p>
<p>Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu <a href="https://www.faktahukumntt.com/warta-kota/dinilai-lalai-be…isnakertrans-ttu/">tenaga kerja</a>, Sipri Bria saat ditemui media ini di Kefamenanu, Selasa,27 Desember 2022</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/warta-kota/dinilai-lalai-be…isnakertrans-ttu/">Pekerja proyek jalan batas sabuk merah</a> di Desa Takirin, Kabupaten Belu Sipri Bria mengatakan Hemus taolin merupakan kontraktor pengerjaan jalan batas sabuk merah di Desa Takirin, <a href="https://www.faktahukumntt.com/warta-kota/dinilai-lalai-be…isnakertrans-ttu/">Kabupaten Belu</a></p>
<p>Kami <a href="https://www.faktahukumntt.com/warta-kota/dinilai-lalai-be…isnakertrans-ttu/">para pekerja</a> Pengerjaan jalan batas sabuk merah diDesa Takirin, Kabupaten Belu bekerja dari tahun 2014-2022 tapi sampai saat ini gaji lembur kami belum dibayar oleh direktur <a href="https://www.faktahukumntt.com/warta-kota/dinilai-lalai-be…isnakertrans-ttu/">PT.SKM</a> hampir 8 Tahun. Kalau gaji pokok kami, sudah dibayar tetapi gaji lembur dari tahun 2014-2022 sampai saat ini belum ada kejelasan</p>
<p>Ia menyampaikan sebenarnya pihaknya sudah ada negosiasi terkait dengan upah kerja lembur tetapi belum ada kejelasan dari kontraktor hemus sampai saat ini</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasca Pertemuan dengan Araksi, Gubernur NTT Siap Bangun Kembali Rumah Warga Besipae-TTS</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/pasca-pertemuan-dengan-araksi-gubernur-ntt-siap-bangun-kembali-rumah-warga-besipae-tts/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2022 15:45:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Warta Provinsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Araksi]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Warga Besipae-TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Siap Bangun Kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=31019</guid>

					<description><![CDATA[KOTA KUPANG, faktahukumntt.com &#8211; 3 November 2022 Setelah melakukan pertemuan dengan Araksi, Gubernur NTT siap bangun kembali rumah Warga Besipae Kabupaten TTS (Timor Tengah Selatan) yang digusur oleh Pemprov NTT beberapa hari yang lalu. Hal ini disampaikan oleh Ketua Araksi NTT setelah melakukan pertemuan langsung dengan Gubernur NTT dikantor Gubernur, Kamis,03 November 2022 Dalam pertemuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA KUPANG, <a href="https://www.faktahukumntt.com/warta-provinsi-ntt/pasca-pertemuan-dengan-araksi-gubernur-ntt-siap-bangun-kembali-rumah-warga-besipae-tts/">faktahukumntt.com</a> &#8211; 3 November 2022</p>
<p>Setelah melakukan pertemuan dengan <a href="https://www.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/pengerjaan-proyek-jalan-sabuk-merah-oleh-bpjn-ntt-asal-asalan-araksi-angkat-bicara/">Araksi</a>, <a href="https://www.faktahukumntt.com/warta-provinsi-ntt/pasca-pertemuan-dengan-araksi-gubernur-ntt-siap-bangun-kembali-rumah-warga-besipae-tts/">Gubernur NTT</a> siap bangun kembali rumah Warga Besipae Kabupaten TTS (Timor Tengah Selatan) yang digusur oleh Pemprov NTT beberapa hari yang lalu. Hal ini disampaikan oleh <a href="https://www.faktahukumntt.com/warta-provinsi-ntt/pasca-pertemuan-dengan-araksi-gubernur-ntt-siap-bangun-kembali-rumah-warga-besipae-tts/">Ketua Araksi NTT</a> setelah melakukan pertemuan langsung dengan Gubernur NTT dikantor Gubernur, Kamis,03 November 2022</p>
<p>Dalam pertemuan singkat tersebut keduanya membahas terkait persoalan yang berada di <a href="https://www.faktahukumntt.com/warta-provinsi-ntt/pasca-pertemuan-dengan-araksi-gubernur-ntt-siap-bangun-kembali-rumah-warga-besipae-tts/">Besipae</a> Desa Linamnutu, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/warta-provinsi-ntt/pasca-pertemuan-dengan-araksi-gubernur-ntt-siap-bangun-kembali-rumah-warga-besipae-tts/">Ketua Araksi NTT,</a> <a href="https://www.faktahukumntt.com/warta-provinsi-ntt/pasca-pertemuan-dengan-araksi-gubernur-ntt-siap-bangun-kembali-rumah-warga-besipae-tts/">Alfred Baun,SH</a> kepada awak media di kantor Gubernur NTT mengatakan saya ( Ketua Araksi NTT bersama teman &#8211; teman Araksi) hari ini melakukan pertemuan dengan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat di mana selama ini fokus di Kab.TTS dan apa yang dilakukan Gubernur NTT tentunya bermanfaat untuk masyarakat.</p>
<p>Selanjutnya, kami berbicara terkait permasalahan di Besipae. Persoalan di Besipae ini adalah persoalan kemanusiaan jadi kita harus mencari solusi. Dalam pertemuan tersebut Bapak Gubernur menyampaikan bahwa beliau tidak punya kepentingan dan kepentingan yang ada adalah kepentingan umum untuk masyarakat NTT.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengerjaan Proyek Jalan Sabuk Merah oleh BPJN NTT Asal-Asalan, Araksi Angkat Bicara</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/pengerjaan-proyek-jalan-sabuk-merah-oleh-bpjn-ntt-asal-asalan-araksi-angkat-bicara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jul 2022 02:51:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Araksi]]></category>
		<category><![CDATA[Asal-Asalan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJN-NTT]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Sabuk Merah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=28984</guid>

					<description><![CDATA[KEFAMENANU, faktahukunntt.com &#8211; 16 Juli 2022 Kondisi jalan Nasional yang dibangun oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT senilai Rp.79 miliar di wilayah kecamatan Mutis tepatnya di perbatasan Distrik Oekusi, Timor Leste, menggunakan anggaran APBN itu rusak di sejumlah titik. Hal ini disampaikan oleh Ketua Araksi NTT, Alfred Baun di Kefamenanu, Sabtu 16 Juli 2022 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KEFAMENANU, <a href="https://www.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/pengerjaan-proye…si-angkat-bicara/">faktahukunntt.com</a> &#8211; 16 Juli 2022</p>
<p>Kondisi jalan Nasional yang dibangun oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (<a href="https://www.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/pengerjaan-proye…si-angkat-bicara/">BPJN) NTT</a> senilai Rp.79 miliar di wilayah kecamatan Mutis tepatnya di perbatasan Distrik Oekusi, Timor Leste, menggunakan anggaran APBN itu rusak di sejumlah titik.</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Ketua Araksi NTT, Alfred Baun di Kefamenanu, Sabtu 16 Juli 2022</p>
<p>Ketua Araksi NTT, Alfred Baun mengatakan Araksi NTT bersama koordinator Araksi TTU setiap kali menemukan permasalahan terkait dengan pelayanan publik dan kerugian Negara tentunya kita selalu terbuka terhadap publik. kami ingin menyampaikan hal yang sangat penting terkait dengan pelaksanaan keuangan negara khususnya untuk pelaksanaan jalan trans Negara yang menghubungkan dua Kabupaten yaitu Kab.TTU dan Kab.Kupang.</p>
<p>Dijelaskannya kita telah mendapat aduan dari masyarakat terkait dengan jalan sabuk merah yang ada di Kec. Mutis, kemudian kita melakukan investigasi lebih lengkap terkait dengan jalan trans negara yang dibiayai dengan program Presiden yaitu jalan sabuk merah didaratan Timor, setelah itu kita melakukan investigasi dibagian utara dari Kab. Kupang dan Kab TTU ternyata dianggarkan ditahun 2020 dan Tahun 2021 yang nilainya itu mencapai 79 miliar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
