FK, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi. Dalam sambutannya pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-102 Nahdlatul Ulama (NU) di Istora Senayan, Jakarta, Presiden menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi pejabat yang menyalahgunakan jabatan dan menyelewengkan amanah rakyat.
“Saya ajak semua rekan dalam kabinet Merah Putih, kita harus berani mengoreksi diri dan membangun pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi. Itu tekad kami!” ujar Presiden Prabowo.
Peringatan Keras bagi Pejabat yang Bandel
Presiden Prabowo juga memberikan peringatan tegas kepada pejabat dan aparat pemerintahan yang tidak mengikuti visi pemerintahan yang bersih dan pro-rakyat.
“100 hari pertama sudah saya beri peringatan berkali-kali. Sekarang, siapa yang bandel, siapa yang dableg, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini—tuntutan rakyat atas pemerintahan yang bersih—akan saya tindak!” tegasnya.
Presiden menegaskan bahwa dirinya tidak akan ragu untuk membersihkan oknum pejabat yang korup dan tidak berpihak kepada rakyat.
