Bank NTT sendiri disebut akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan mendukung permodalan UMKM dan transaksi keuangan selama event berlangsung.

Gubernur Melki tidak menampik bahwa penyelenggaraan pertama ini pasti memiliki kekurangan. Namun, ia menekankan bahwa pengalaman kali ini akan menjadi fondasi untuk penyelenggaraan yang lebih besar di masa depan.

“Ini pengalaman pertama kami. Pasti ada hal-hal yang perlu diperbaiki. Tetapi tahun depan, saya pastikan event ini akan jauh lebih baik. Yang penting sekarang, kita bisa menunjukkan kepada dunia bahwa NTT mampu menjadi tuan rumah event internasional,” tandasnya.

Dengan dukungan sponsor strategis, rute menantang 1.500 KM, serta keterlibatan masyarakat di setiap etape, Tour de Entete 2025 diyakini akan menjadi tonggak sejarah baru bagi NTT. Lebih dari sekadar balapan, event ini adalah langkah menuju penguatan sport tourism sebagai salah satu motor utama pembangunan pariwisata dan ekonomi daerah.

“Ini bukan hanya kebanggaan rakyat NTT, tapi juga kebanggaan bangsa. Dari Kupang hingga Labuan Bajo, dunia akan melihat bahwa NTT mampu bersaing di kancah global,” pungkas Gubernur Melki Laka Lena.