“Melalui Training of Trainers KATANA, UT bersama BNPB berupaya memperkuat kapasitas kader desa agar mampu menjadi fasilitator sekaligus penggerak kesiapsiagaan di masyarakat. Kami percaya bahwa masyarakat yang memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam mitigasi bencana akan lebih siap menghadapi berbagai risiko, sehingga desa binaan dapat tumbuh menjadi wilayah yang lebih tangguh, mandiri, dan berdaya,” ujar Himawan.
Pelatihan ini diikuti oleh kader Kampung Tangguh Bencana dari desa-desa binaan UT yang tergabung dalam Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), yaitu Desa Sumbergondo, Tulungrejo, Giripurno, Mojorejo, Gumingsir, Tawangargo, Aribaya, dan Sumbermujur.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Lumajang, serta BPBD Provinsi Jawa Timur sebagai mitra strategis dalam memperkuat sinergi pengurangan risiko bencana.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian pembelajaran yang difasilitasi langsung oleh para pemateri dari BNPB melalui metode pre-test, penyampaian materi, role play, serta simulasi yang seluruhnya dilaksanakan secara tatap muka.
