Ia berharap para mahasiswa mampu memberikan dampak nyata melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari penanganan stunting, penguatan ekonomi keluarga, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pengembangan potensi desa.
“Besar harapan kami, semangat pengabdian yang dimulai hari ini akan tumbuh menjadi kontribusi nyata di 100 desa sasaran, tempat mahasiswa GENTASKIN menemukan ruang untuk berkarya, berinovasi, dan turut membangun kemandirian masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujar Abdul Haris.
Sementara itu, Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki menyampaikan rasa bangga karena Kabupaten Kupang dipercaya menjadi tuan rumah peluncuran KKN Tematik GENTASKIN Batch II tingkat Provinsi NTT.
Menurutnya, kondisi geografis dan karakteristik wilayah Kabupaten Kupang menjadi laboratorium pembelajaran yang kaya bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan masyarakat desa secara langsung.
Ia menilai KKN menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan ilmu pengetahuan dari kampus dengan pengalaman hidup dan kearifan lokal masyarakat desa.
