Agenda Kunjungan Jokowi di NTT Terungkap, Empat Hari di Kupang hingga Temui Relawan dan Hadiri Rakerda PSI

FHC, Rangkaian kunjungan Presiden Republik Indonesia ke-7, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi), ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya terungkap. Mantan kepala negara tersebut dijadwalkan berada di NTT selama empat hari, mulai Jumat, 31 Juli hingga Senin, 3 Agustus 2026, dengan sejumlah agenda di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Informasi tersebut disampaikan Kuncen Relawan Jokowi Jilid 2 (RJ2) NTT, Utje Gustaaf Patty, atau yang akrab disapa Bang Utje, saat dihubungi wartawan Suluh-Desa.com di Kupang, Minggu (26/7/2026).

Menurut Utje, kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi Jokowi ke berbagai daerah setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Presiden RI. Sebelumnya, Jokowi juga telah melakukan kunjungan serupa ke Provinsi Lampung.

“Beliau datang untuk bersilaturahmi dengan masyarakat NTT. Ini menjadi momen yang telah lama dinantikan oleh masyarakat yang selama ini memiliki kedekatan emosional dengan Bapak Jokowi,” ujar Utje.

Genjot Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan, Ketua DPD NasDem Ungkap Semangat Kebangsaan Terimplementasikan di Perbatasan

Tinjau Budidaya Rumput Laut di Aer Cina

Pada hari pertama, Jumat (31/7), Jokowi dijadwalkan mengunjungi kawasan Pantai Aer Cina di Desa Oesiana, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Di lokasi tersebut, Jokowi akan melihat secara langsung perkembangan budidaya rumput laut yang menjadi salah satu sektor ekonomi utama masyarakat pesisir di wilayah Tablolong.

Selain meninjau lokasi budidaya, Jokowi direncanakan berdialog dengan para pembudidaya untuk mendengar berbagai tantangan yang mereka hadapi, termasuk persoalan pemasaran, peningkatan kualitas produksi, hingga peluang pengembangan nilai tambah komoditas rumput laut NTT.

Berbaur Bersama Warga di Car Free Day

Memasuki hari kedua, Sabtu (1/8), Jokowi dijadwalkan mengikuti kegiatan Car Free Day (CFD) di pusat Kota Kupang.

Dalam agenda tersebut, mantan Presiden RI itu akan berjalan bersama masyarakat, menyapa warga, berdialog dengan pedagang, berfoto bersama masyarakat, serta menikmati suasana akhir pekan di ibu kota Provinsi NTT.

Utje mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang silaturahmi yang terbuka bagi masyarakat tanpa sekat.

Hadiri Rakerda PSI NTT

Agenda berikutnya berlangsung pada Minggu (2/8), saat Jokowi dijadwalkan menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Kupang.

Dalam kegiatan tersebut, Jokowi direncanakan memberikan arahan kepada kader PSI mengenai pentingnya menjaga persatuan, memperkuat kerja politik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Genjot Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan, Ketua DPD NasDem Ungkap Semangat Kebangsaan Terimplementasikan di Perbatasan

Bertemu Relawan Se-NTT

Rangkaian kunjungan akan ditutup pada Senin (3/8) melalui pertemuan dengan relawan Jokowi dari berbagai kabupaten dan kota di NTT.

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi Jokowi menyampaikan pesan kebangsaan dan harapan terhadap keberlanjutan pembangunan di Provinsi NTT.

Menurut Utje, ribuan relawan dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.

Bantah Isu Iming-iming Dana

Dalam kesempatan itu, Utje juga membantah informasi yang beredar mengenai adanya pemberian uang atau iming-iming dana kepada masyarakat yang ingin bertemu atau menyambut Jokowi selama berada di NTT.

Ia menegaskan kabar tersebut merupakan informasi yang tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami tegaskan bahwa informasi mengenai adanya iming-iming dana bagi masyarakat yang ingin datang menyapa atau bertemu Bapak Jokowi adalah berita bohong. Di NTT hal seperti itu sama sekali tidak diperlukan karena masyarakat datang atas kemauan sendiri,” tegas Utje.

Menurutnya, antusiasme masyarakat muncul karena kedekatan emosional yang telah terbangun selama Jokowi memimpin Indonesia selama dua periode.

Utje menambahkan, selama menjabat sebagai Presiden, Jokowi memberikan perhatian besar terhadap pembangunan NTT, sekaligus menunjukkan penghormatan terhadap budaya lokal dengan beberapa kali mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di NTT dalam berbagai acara kenegaraan.

Mulai dari pakaian adat Rote, Timor, Sumba hingga Flores, kata dia, pernah dikenakan Jokowi sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman budaya Indonesia.

“Kecintaannya terhadap budaya NTT sudah sangat kuat. Beliau bukan hanya hadir sebagai pemimpin nasional, tetapi juga sosok yang memahami kehidupan masyarakat NTT. Karena itu kerinduan masyarakat kepada beliau sangat besar,” ujar Utje.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat datang kepada Jokowi menjelang kunjungan tersebut.

“Selamat datang atas kunjungan akhir Juli Bapak Jokowi di NTT,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, persiapan penyambutan terus dilakukan oleh relawan, pengurus PSI NTT, aparat keamanan, serta berbagai elemen masyarakat.

Sementara itu, rincian teknis pelaksanaan setiap agenda masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari panitia penyelenggara dan pihak terkait.