Ekonomi NTT Menguat pada Triwulan II 2026: Panen Raya, Belanja Pemerintah, dan Investasi Menjadi Motor Pertumbuhan Dunia Usaha
FHC, Di tengah dinamika ekonomi nasional dan tantangan global yang belum sepenuhnya mereda, dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) justru menunjukkan sinyal yang menggembirakan. Aktivitas ekonomi di provinsi kepulauan ini mengalami percepatan pada Triwulan II 2026. Tidak hanya ditopang oleh musim panen yang melimpah, tetapi juga oleh meningkatnya belanja pemerintah dan mulai pulihnya investasi di berbagai sektor.
Gambaran tersebut tercermin dalam Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Triwulan II 2026, yang menunjukkan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha mencapai 43,81 persen, melonjak tajam dibandingkan 14,11 persen pada Triwulan I 2026. Angka ini bahkan jauh lebih tinggi dibandingkan peningkatan SKDU secara nasional yang tercatat 12,97 persen.
Lonjakan tersebut menjadi indikator bahwa denyut ekonomi NTT memasuki fase yang lebih ekspansif setelah awal tahun yang relatif moderat.
Pertanian Masih Menjadi Penyangga Utama
Seperti selama ini, sektor pertanian kembali menjadi tulang punggung perekonomian NTT.
