Asesmen LAMSPAK di Undana, Prodi Sosiologi Diuji dari Kurikulum hingga Dampak Riset untuk Masyarakat
FHC, KUPANG – Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) memasuki tahapan penting dalam upaya peningkatan mutu akademik. Selama dua hari, 4–5 Juli 2026, program studi tersebut menjalani asesmen lapangan oleh tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Bidang Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK).
Asesmen ini menjadi bagian dari proses penilaian untuk menentukan status akreditasi Prodi Sosiologi yang ditargetkan meraih predikat Unggul.
Tim asesor yang terdiri atas Prof. Dr. Muhammad Syukur, M.Si., dan Prof. Dr. Mochamad Sodik, S.Sos., M.Si., memulai rangkaian kegiatan dengan audiensi bersama pimpinan universitas di Ruang Rapat Rektorat Undana, Sabtu (4/7/2026).
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa universitas memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan mutu akademik yang dilakukan Prodi Sosiologi.
Menurutnya, asesmen lapangan bukan sekadar proses formal untuk memperoleh sertifikat akreditasi, tetapi menjadi kesempatan penting bagi program studi untuk melakukan refleksi dan evaluasi menyeluruh.
“Proses akreditasi harus menjadi ruang belajar bagi institusi untuk melihat kekuatan dan kelemahan yang masih perlu dibenahi. Kami berharap hasil asesmen ini dapat membawa Prodi Sosiologi menuju Akreditasi Unggul,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan asesmen, tim asesor melakukan pemeriksaan terhadap berbagai indikator mutu yang menjadi standar penilaian LAMSPAK. Penilaian mencakup kualitas sumber daya manusia, kurikulum, sistem pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama kelembagaan, tata kelola, serta luaran dan capaian program studi.
Selain menelaah dokumen akreditasi, asesor juga melakukan wawancara dengan berbagai pihak untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kualitas penyelenggaraan pendidikan di Prodi Sosiologi.
Prof. Muhammad Syukur menjelaskan bahwa pendekatan asesmen yang dilakukan LAMSPAK berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.
Menurutnya, lembaga akreditasi tidak hanya berfungsi melakukan penilaian, tetapi juga memberikan rekomendasi yang dapat menjadi dasar perbaikan dan pengembangan program studi di masa mendatang.
“Kami berupaya melihat kondisi program studi secara objektif. Hasil asesmen nantinya diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi pengembangan institusi,” katanya.
Salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam asesmen adalah kontribusi Prodi Sosiologi terhadap masyarakat melalui penelitian dan pengabdian. Tim asesor meninjau berbagai program riset yang dilakukan dosen dan mahasiswa, terutama yang berkaitan dengan isu-isu sosial strategis di Nusa Tenggara Timur.
Prodi Sosiologi selama ini dikenal aktif melakukan kajian mengenai kemiskinan, pembangunan pedesaan, perubahan sosial, konflik sosial, pemberdayaan masyarakat, hingga berbagai persoalan kepulauan yang menjadi karakteristik wilayah NTT.
Selain itu, asesor juga mengevaluasi sejauh mana hasil penelitian tersebut dimanfaatkan dalam proses pembelajaran maupun dalam penyusunan kebijakan publik.
Di sisi lain, fasilitas penunjang pembelajaran juga menjadi bagian dari proses verifikasi. Tim asesor meninjau ruang perkuliahan, laboratorium, fasilitas teknologi informasi, perpustakaan, hingga sistem pengelolaan data akademik yang digunakan oleh program studi.
Pihak fakultas menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, berbagai upaya pembenahan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan akademik. Penguatan kapasitas dosen, peningkatan jumlah publikasi ilmiah, serta perluasan jaringan kerja sama menjadi fokus utama dalam pengembangan Prodi Sosiologi.
Asesmen lapangan ini disambut antusias oleh sivitas akademika karena dinilai sebagai momentum penting bagi peningkatan reputasi FISIP Undana.
Jika berhasil meraih Akreditasi Unggul, Prodi Sosiologi berpeluang menjadi program studi pertama di lingkungan FISIP yang memperoleh peringkat tertinggi tersebut. Capaian itu juga diyakini akan meningkatkan daya saing lulusan dalam dunia kerja maupun studi lanjut.
Bagi mahasiswa, status akreditasi unggul akan menjadi nilai tambah yang signifikan karena menunjukkan bahwa program studi telah memenuhi standar mutu pendidikan tinggi nasional yang sangat baik.
Sementara bagi institusi, capaian tersebut akan memperkuat posisi Undana sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di kawasan Indonesia Timur.
Hasil asesmen lapangan akan menjadi bahan evaluasi LAMSPAK sebelum menetapkan keputusan akhir mengenai status akreditasi Prodi Sosiologi. Universitas Nusa Cendana berharap seluruh proses berjalan lancar dan menghasilkan capaian terbaik sebagai bagian dari upaya membangun budaya mutu akademik yang berkelanjutan.
