Dari Ruang Kuliah ke Lokasi Proyek, Mahasiswa Teknik Sipil Undana Ditempa Jadi Supervisor Konstruksi Lewat Program Kemanusiaan

FHC, KUPANG – Dunia pendidikan tinggi terus dituntut menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadapi persoalan nyata di masyarakat. Tantangan tersebut dijawab Universitas Nusa Cendana (Undana) melalui program kolaboratif bersama Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) yang memadukan praktik konstruksi dengan misi kemanusiaan.

Program tersebut diwujudkan melalui pembangunan ruang Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Teknik Sipil yang saat ini sedang berlangsung di lingkungan kampus Undana.

Menariknya, proyek tersebut tidak hanya melibatkan mahasiswa dan dosen, tetapi juga para pengungsi internasional yang tinggal sementara di Kota Kupang.

Dalam proyek itu, mahasiswa Teknik Sipil mendapat peran strategis sebagai perancang sekaligus supervisor lapangan. Mereka bertanggung jawab memastikan seluruh tahapan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.