Selain memperluas akses pemasaran, program tersebut juga mendorong masyarakat untuk mengadopsi teknologi dalam seluruh rantai usaha, mulai dari proses produksi, promosi, hingga pemasaran produk.
Reza Permadi menilai pendekatan multidisiplin menjadi salah satu kunci keberhasilan pengembangan desa wisata berbasis budaya. Karena itu, masyarakat didampingi agar mampu memanfaatkan teknologi secara efektif tanpa meninggalkan identitas budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Model pengembangan yang diterapkan juga membuka peluang bagi standardisasi produk kerajinan agar mampu memenuhi kebutuhan pasar ekspor. Di sisi lain, penguatan kewirausahaan desa terus dilakukan melalui pengembangan unit usaha berbasis digital yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat lokal.
Melalui pendekatan tersebut, Desa Sejahtera Astra Sumba Timur tidak hanya menjadi pusat pelestarian budaya, tetapi juga tumbuh sebagai ekosistem ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
