Penguatan regulasi kehati-hatian (prudential regulation),
Mekanisme pemantauan risiko ULN melalui SULNI.
BI dan Pemerintah akan terus memastikan bahwa ULN digunakan untuk mendukung pembiayaan pembangunan, meningkatkan kapasitas produktif, dan meminimalkan risiko eksternal yang dapat mengganggu stabilitas makroekonomi.
Arah Kebijakan ke Depan: Menopang Pertumbuhan yang Berkelanjutan
Dengan kondisi ULN yang membaik, struktur jangka panjang yang dominan, serta penurunan risiko eksternal, Indonesia berpotensi memasuki fase konsolidasi eksternal. Dalam perspektif akademik, kondisi ini memberikan:
Ruang yang lebih besar bagi kebijakan fiskal ekspansif terarah,
Reduksi tekanan terhadap nilai tukar Rupiah,
Peningkatan kredibilitas terhadap sovereign risk profile Indonesia,
Kepastian lebih kuat bagi sektor perbankan dalam menjaga stabilitas kredit domestik.
Bank Indonesia menutup laporannya dengan menegaskan bahwa pengelolaan ULN akan terus dilakukan secara prudent, akuntabel, dan sesuai prinsip kehati-hatian, demi menjaga ketahanan eksternal dan stabilitas perekonomian nasional.
