Dalam sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi, rasio dosen-mahasiswa merupakan salah satu indikator penting yang digunakan dalam proses akreditasi institusi maupun program studi. Ketika data mahasiswa aktif membengkak akibat keberadaan mahasiswa yang sebenarnya sudah tidak mengikuti perkuliahan, maka beban akademik dosen terlihat lebih tinggi daripada kondisi riil.
Dampaknya tidak sederhana. Ketidakseimbangan rasio tersebut dapat memengaruhi penilaian akreditasi, membatasi peluang pengembangan program studi baru, hingga berdampak pada berbagai kebijakan pendidikan yang berbasis data nasional.
Karena itu, langkah yang diambil Prof. Annytha dinilai sebagai upaya penyelamatan tata kelola akademik Undana dalam jangka panjang.
Di saat yang sama, Undana juga tengah mempersiapkan agenda besar menuju internasionalisasi kampus. Program double degree, fast track, serta peningkatan akses pendidikan yang inklusif menjadi bagian dari strategi besar yang ingin diwujudkan dalam beberapa tahun ke depan.
