“Koperasi seperti KSP Kopdit Swasti Sari telah banyak membantu Pemerintah Kota Kupang, khususnya dalam bidang perekonomian. Di saat banyak masyarakat terjerat pinjaman online dan praktik tengkulak, koperasi hadir memberi jawaban,” ujar Wali Kota.

Ia menegaskan bahwa koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang dibangun atas dasar kepercayaan, kebersamaan, keterbukaan, dan profesionalisme.

Menurutnya, keberhasilan sebuah koperasi sangat ditentukan oleh kemampuan menjaga integritas organisasi secara berkelanjutan. Komitmen memang menjadi titik awal, namun konsistensi adalah faktor yang menentukan keberhasilan jangka panjang.

“Tidak ada kebersamaan tanpa kepercayaan. Kepercayaan terjaga melalui keterbukaan dan profesionalitas. Komitmen itu penting, tetapi konsistensi adalah kunci keberhasilan,” tegasnya.

Wali Kota juga mengingatkan pentingnya penguatan tata kelola organisasi dan sistem pengawasan internal agar koperasi tetap sehat, kredibel, dan mampu berkembang secara berkelanjutan. Ia menilai banyak koperasi gagal bertahan karena lemahnya pengawasan dan kurangnya disiplin dalam menjalankan prinsip-prinsip perkoperasian.