Alumni Undana Jadi Jembatan Bappenas, Peternak Sapi NTT Kini Nikmati Kepastian Harga dan Pasar
FHC, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP) Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan jejaring alumni dan kolaborasi strategis dengan pemerintah pusat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peran aktif alumni FPKP Undana, **Sefrans Banamtuan, S.Pt., M.Pt.**, yang kini menjadi penghubung antara dunia akademik dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas RI.
Kolaborasi tersebut tidak hanya membuka ruang kerja sama kelembagaan, tetapi juga mendorong hilirisasi hasil riset kampus agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para peternak sapi potong di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sefrans Banamtuan atau yang akrab disapa Frans merupakan alumni program sarjana dan magister FPKP Undana. Sebelum kembali ke almamaternya sebagai asisten pengajar dan konsultan independen, Frans dipercaya sebagai Community Development Officer (CDO) Kementerian PPN/Bappenas RI yang bertugas mengawal Program Kemitraan Strategis komoditas sapi potong di Kabupaten Kupang.
