Kupang, FHNC – Bupati Kupang, Yosef Lede, menegaskan komitmennya mendorong lompatan produksi pangan daerah saat menghadiri panen simbolis bawang merah varietas Maserati F1 milik Kelompok Tani (Poktan) Maju Bersama di Kelurahan Oesao.

Dalam agenda panen seluas 6 hektare itu, Bupati mengkritik banyaknya lahan tidur yang dibiarkan begitu saja meski ketersediaan air melimpah.

“Saya paling jengkel kalau kemana-mana temui lahan kosong, tapi air penuh. Ayolah menanam. Menanam itu penggerak ekonomi keluarga dan desa,” tegas Yosef Lede di hadapan para petani.

Bupati meminta petani menyiapkan ekspansi tanam dan peningkatan produktivitas.

 

“Ke depan kalau undang Bupati, panennya harus lebih banyak dari hari ini. Kalau sekarang 6 hektare, usahakan 10 hektare,” dorongnya.

Menurut Yosef, peningkatan luas tanam dan efisiensi budidaya menjadi kunci agar ketahanan pangan sekaligus pendapatan petani meningkat sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Bupati juga menyoroti alat dan mesin pertanian (alsintan) yang sudah disalurkan pemerintah. Ia meminta pemanfaatan kolektif lewat pembentukan Gapoktan (gabungan kelompok tani) agar alsintan tidak menganggur dan perawatannya berkelanjutan.