Maumere, FHNC – Pemerintah Kabupaten Sikka menegaskan komitmennya memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik. Hal ini ditegaskan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, saat memimpin rapat terbatas bersama jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di ruang kerjanya, Kamis (25/9). Rapat tersebut membahas konsolidasi, sinergi, dan inovasi peran Diskominfo di era digital yang semakin dinamis.
Dalam arahannya, Bupati Juventus menekankan bahwa Diskominfo memegang peran strategis, terutama dalam implementasi **Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)** dan fungsi kehumasan. Menurutnya, kehadiran pemerintah harus tercermin melalui informasi yang benar, akurat, dan menyejukkan.
“Pemerintah harus hadir lewat informasi yang baik, benar, dan menyejukkan, sehingga masyarakat tidak terprovokasi oleh kabar yang keliru,” tegasnya.
Terobosan baru juga diluncurkan dalam rapat ini. Bupati mendorong agar **Aparatur Sipil Negara (ASN)** yang aktif sebagai konten kreator diberi wadah khusus untuk menyebarluaskan informasi pembangunan daerah dengan cara yang kreatif dan atraktif.
“Konten yang menarik lebih cepat sampai ke publik, ini bagian dari strategi komunikasi yang kekinian,” tambahnya.
Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pesan pembangunan, khususnya bagi generasi muda yang lebih banyak mengakses informasi melalui media sosial.
Selain komunikasi publik, Bupati juga menyoroti pentingnya akses digital bagi masyarakat. Ia meminta dilakukan pemetaan ulang 12 titik **wifi gratis** yang akan dipasang di lokasi strategis seperti kampus, pusat keramaian, hingga pemukiman padat penduduk.
“Internet kini jadi kebutuhan utama, baik untuk pendidikan, promosi produk, maupun aktivitas ekonomi,” ujar Juventus.
Kebijakan ini sejalan dengan visi menjadikan Sikka sebagai daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi sekaligus mendorong pemerataan akses digital.
Kepala Dinas Kominfo Sikka, Awales Syukur, menyambut baik arahan Bupati. Ia memaparkan sejumlah capaian strategis, termasuk peningkatan indeks SPBE dan prestasi Kabupaten Sikka yang meraih **penghargaan nasional Anindita Wistara Data** dari BPS RI atas keberhasilan dalam pengelolaan statistik sektoral.
Selain itu, Diskominfo terus memperkuat kanal komunikasi pemerintah melalui Radio Suara Sikka, website resmi, hingga media sosial. Sinergi dengan insan pers juga diperkuat melalui kerja sama dengan **Aliansi Wartawan Sikka (AWAS)**.
“Bahkan kita sudah membentuk wadah *Patroli Medsos* bersama Polres dan Satpol PP untuk menjaga ruang digital tetap sehat,” jelas Awales.
Rapat terbatas ini turut dihadiri Sekretaris Diskominfo, Anisetus Marianus Botha, para kepala bidang, kasubag, hingga pejabat fungsional. Dengan penguatan peran Diskominfo, pemerintah daerah menargetkan komunikasi publik yang lebih cepat, tepat, dan dekat dengan masyarakat.
Langkah inovatif seperti fasilitasi ASN konten kreator, wifi gratis, serta patroli digital menjadi bagian dari strategi besar membangun ruang informasi yang sehat sekaligus memperkuat partisipasi publik di Kabupaten Sikka.
