Elektronik dan hobi: keyboard, raket tenis, senar gitar
Kesehatan: Aspirin, lensa kontak, perban medis
Rumah tangga: deterjen, bantal, lipstik, krayon
Industri strategis: semikonduktor dan alat medis

Gangguan distribusi energi, terutama di jalur vital seperti Selat Hormuz, memperbesar risiko lonjakan harga global.

Sains di Balik Lonjakan Harga

Minyak mentah bukan sekadar bahan bakar, melainkan bahan dasar industri modern. Dalam proses pengolahan, minyak dipecah menjadi petrokimia seperti etilena dan benzena—komponen utama pembentuk plastik, nilon, dan poliester.

Andrew Walberer dari Kearney menyebutkan bahwa bahan baku menyumbang hingga 30% biaya produksi pakaian.

Jika harga minyak bertahan tinggi dalam beberapa bulan, maka:

  • Harga tekstil berpotensi naik signifikan
  • Biaya produksi industri meningkat
  • Harga konsumen ikut terdorong naik
  • Dampak Nyata ke Harga Konsumen

Beberapa sektor sudah mulai merasakan tekanan:

  • Sektor Ketergantungan Dampak Harga
  • Alas kaki 70% berbasis petrokimia Naik 1,5%–3%
  • Pakaian Poliester melonjak Tambahan 10–15 sen/item
  • Alat medis Serat & perekat sintetis Naik hingga 15%

Kenaikan ini menunjukkan efek berantai (ripple effect) dari energi ke seluruh rantai pasok global.