Mulut Seribu, yang dikenal dengan keindahan garis pantai yang memukau serta ombak birunya yang eksotis, memiliki potensi besar sebagai wajah utama pariwisata Rote Ndao. Wagub Johni mengatakan bahwa dengan pengelolaan yang terintegrasi — antara fasilitas, layanan, dan promosi — destinasi ini bisa berkembang pesat layaknya kawasan wisata unggulan di Lombok, Bali, atau Labuan Bajo.
Menurutnya, pengembangan fasilitas olahraga air seperti banana boat dan jetski tidak hanya akan meningkatkan minat wisatawan untuk datang tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Penyewaan peralatan wisata air, kuliner lokal, jasa pemandu wisata, hingga cottage atau penginapan akan menjadi mata rantai ekonomi baru yang berdampak langsung bagi masyarakat lokal.
Wagub Johni menekankan bahwa pengembangan Mulut Seribu harus berbasis pada pemberdayaan masyarakat setempat. Pemerintah Provinsi akan menggalang sinergi antara pemerintah kabupaten, pelaku usaha lokal, dan pelaku pariwisata untuk memastikan manfaat ekonomi benar-benar dirasakan oleh warga Rote Ndao.
