Konflik ini bermula dari serangan terhadap turis Hindu di Kashmir India bulan lalu, yang disebut New Delhi sebagai aksi teroris yang didukung Pakistan — tuduhan yang dibantah keras oleh Islamabad. Sejak itu, rentetan tembakan lintas perbatasan, serangan drone, hingga rudal udara menjadi pemandangan harian di perbatasan Kashmir yang sudah lama menjadi sumber konflik.

Setidaknya 48 orang dilaporkan tewas sejak bentrokan meletus pada 7 Mei 2025, termasuk warga sipil dan militer dari kedua negara. Kementerian Luar Negeri India belum memberikan pernyataan resmi atas eskalasi terbaru, sementara Pakistan telah menggelar rapat darurat tingkat tinggi dengan para petinggi militer dan intelijen.

Ancaman Perang Nuklir Meningkat

Kekhawatiran terbesar dunia saat ini adalah potensi perang nuklir. India dan Pakistan masing-masing memiliki puluhan hulu ledak nuklir, serta sistem peluncuran jarak jauh yang mampu menjangkau wilayah luas dalam hitungan menit.

“Jika konflik ini terus dibiarkan tanpa intervensi diplomatik, risiko penggunaan senjata nuklir menjadi sangat nyata,” kata Dr. Ayesha Siddiqua, analis militer dan pengamat keamanan Asia Selatan, kepada BBC. “Ini bukan hanya ancaman regional, tapi global.”