Ekspor NTT Turun 14,88 Persen hingga Mei 2026, Impor Anjlok Lebih dari 46 Persen
FHC, Kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang Januari hingga Mei 2026 menunjukkan perlambatan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor NTT mencapai US$ 26,77 juta, atau mengalami penurunan 14,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Penurunan juga terjadi pada sektor ekspor nonmigas yang selama ini menjadi tulang punggung perdagangan luar negeri NTT. Sepanjang Januari–Mei 2026, nilai ekspor nonmigas tercatat sebesar US$ 25,38 juta, turun 16,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekspor daerah masih menghadapi tantangan di tengah dinamika pasar global dan fluktuasi permintaan komoditas internasional.
Pada tingkat bulanan, kinerja ekspor NTT pada Mei 2026 juga mengalami kontraksi. Nilai ekspor tercatat sebesar US$ 6,61 juta, turun 13,49 persen dibandingkan Mei 2025.
Sementara itu, ekspor nonmigas pada Mei 2026 mencapai US$ 6,39 juta, atau mengalami penurunan lebih dalam sebesar 14,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
