“Penerapan kode etik pasar diharapkan mampu memitigasi berbagai risiko di pasar keuangan, sekaligus menjaga integritas dan kepercayaan dalam aktivitas pasar,” ujarnya.
MCoC Edisi V memiliki keistimewaan tersendiri. Indonesia menjadi negara pertama yang mengadopsi pembaruan ACI FMA Handbook 2026 ke dalam standar domestik, sekaligus mengintegrasikannya dengan FX Global Code edisi 2024. Langkah ini menempatkan Indonesia sebagai pelopor dalam harmonisasi standar etika pasar keuangan global ke dalam praktik nasional.
Sebagai acuan utama pelaku pasar, ACI FMA Handbook 2026 memuat prinsip-prinsip penting yang mencakup fungsi pasar, perilaku individu (personal conduct), kesiapan operasional, hingga pemanfaatan teknologi dan keamanan transaksi. Seluruh aspek tersebut dirancang untuk memastikan transaksi berjalan secara etis, transparan, dan aman.
Penerbitan MCoC Edisi V diharapkan menjadi referensi utama bagi pelaku pasar keuangan di Indonesia dalam membangun serta menegakkan standar etika yang konsisten.
