Penulis: Lukas Onek Narek (Politisi Senior)

FK, Lewoleba berduka atas kepergian Bapa Hugo Beding, seorang figur yang dikenal karena disiplin dan ketegasannya, namun juga dihormati dan dicintai karena pengabdiannya kepada keluarga dan masyarakat. Pada Minggu, 12 Januari 2025, sekitar pukul 12.00, kabar duka itu datang dari Rumah Sakit St. Elisabeth Bukit Lewoleba, membawa kesedihan mendalam bagi mereka yang mengenalnya.

Bapa Hugo Beding, yang semasa hidupnya pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) Kawula Karya Lewoleba, adalah sosok yang meninggalkan jejak cinta dan pengabdian yang tak terlupakan.

Disiplin dan ketegasannya di dunia pendidikan telah membentuk banyak generasi muda menjadi pribadi yang berkarakter dan tangguh. Namun, di balik sikapnya yang keras, tersimpan cinta yang mendalam terhadap keluarga dan komunitasnya.

Kisah cinta antara Bapa Hugo Beding dan keluarganya menjadi cerita yang penuh makna. Hubungan yang awalnya penuh dengan kekakuan berubah menjadi kedekatan yang erat. Salah satu kisah yang paling berkesan adalah bagaimana seorang murid yang pernah merasakan ketegasan Bapa Hugo, akhirnya menjadi bagian dari keluarganya, menikahi putri tercintanya, Yosefina Natalia Leli Bediona.