Kelurahan Osapa Barat mendaur ulang sampah plastik menjadi paving blok yang memiliki nilai ekonomis. Langkah ini tidak hanya mengurangi limbah plastik tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

Kelurahan Nefonaek memanfaatkan sampah plastik sebagai tabungan pendidikan melalui komunitas peduli sampah yang dikelola seorang Ketua RT. Model ini membuktikan bahwa sampah dapat menjadi investasi sosial yang bermanfaat.

Selain inovasi tersebut, fasilitas kebersihan di kantor pelayanan, seperti toilet bersih, drainase terawat, dan keberadaan tempat sampah yang memadai, menjadi perhatian utama. Beberapa kelurahan bahkan melaksanakan program Jumat Bersih dengan melibatkan pegawai dan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar kantor.

Transformasi pelayanan publik tidak mungkin terwujud tanpa dukungan aktif dari masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah terus mengedukasi warga untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan.

Kabag Tata Pemerintahan, Hengky Malelak, menegaskan bahwa kebersihan menciptakan suasana yang nyaman bagi masyarakat.