Pembuatan Zona Khusus Pejalan Kaki: Penyediaan trotoar yang ramah disabilitas untuk mendorong budaya berjalan kaki dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Edukasi dan Kesadaran Masyarakat

Untuk mendukung langkah-langkah tersebut, Dinas Perhubungan juga menggelar program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan transportasi umum, dan tidak parkir sembarangan.

“Kami percaya, solusi transportasi tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan kebijakan, tetapi juga pada perubahan perilaku masyarakat. Dengan edukasi yang tepat, kami yakin masyarakat dapat berkontribusi mengurangi kemacetan,” kata Bernadinus.

Meski masih banyak tantangan yang harus dihadapi, langkah-langkah strategis ini menunjukkan komitmen Dinas Perhubungan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Kupang. Ke depan, harapannya kota ini tidak hanya bebas dari kemacetan, tetapi juga memiliki transportasi publik yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.