Ketegangan yang terjadi antara Roy Radja dan wartawan menggambarkan ketegasan pemimpin organisasi Pelita Prabu dalam menghadapi kritik. Sementara media berusaha menjaga keberimbangan pemberitaan, Roy Radja menegaskan bahwa organisasi mereka tidak terlibat dalam politik praktis dan bekerja sesuai aturan yang ada.
Kejadian ini menjadi contoh bagaimana hubungan antara ormas dan media bisa memanas, terutama ketika ada perbedaan pandangan tentang kebijakan publik dan pemberitaan yang ada.
