Selain itu, Pemerintah Kota Kupang juga berupaya memastikan seluruh kebijakan pembangunan berjalan selaras dengan prinsip ketahanan iklim agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.

Dalam forum tersebut, Ignasius menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Kota Kupang bukan semata-mata untuk mencari sumber pendanaan baru, melainkan membawa komitmen, rencana aksi, serta kesiapan membangun kerja sama yang lebih luas dengan berbagai pihak.

Menurutnya, kompleksitas persoalan perubahan iklim tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga donor, sektor swasta, akademisi, organisasi masyarakat sipil, serta komunitas lokal.

“Pendanaan iklim bukan sekadar soal uang. Ini adalah investasi untuk melindungi masyarakat rentan, menjaga sumber daya air, serta memastikan generasi masa depan tetap memiliki lingkungan yang layak untuk ditinggali,” katanya.

Forum Jejaring Pendanaan Iklim dinilai menjadi ruang penting untuk mempertemukan kebutuhan pembangunan daerah dengan berbagai peluang pendanaan yang tersedia. Melalui forum tersebut, pemerintah daerah dapat memaparkan prioritas pembangunan sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih konkret dengan para mitra pendanaan.