Sektor ganda putri juga menghadapi tantangan berat. Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti akan melawan pasangan unggulan asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Sementara itu, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi akan menantang ganda putri Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto.
Di ganda campuran, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja mendapat kesempatan membalas kekalahan mereka di final Orleans Masters 2025. Mereka akan kembali berhadapan dengan pasangan Denmark, Jesper Toft/Amalie Magelund.
Sementara itu, di sektor tunggal putra, harapan Indonesia bertumpu pada juara bertahan Jonatan Christie yang akan menghadapi Lakshya Sen dari India. Adapun di tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung akan berhadapan dengan Sim Yu Jin dari Korea Selatan, dan Putri Kusuma Wardani harus menantang unggulan asal Tiongkok, Chen Yu Fei.
Mampukah Indonesia Meloloskan Banyak Wakil?
Dengan lawan-lawan yang semakin berat, perjuangan wakil Indonesia di babak kedua ini akan menjadi ujian sesungguhnya. Kemenangan akan membawa mereka selangkah lebih dekat menuju gelar juara, sementara kekalahan bisa mengakhiri perjalanan mereka di All England 2025.
