“Yang kita dorong bukan hanya ide, tetapi inovator dengan growth mentality—yang mau belajar, berproses, dan mampu menghadirkan solusi digital yang menjawab kebutuhan nyata,” ujarnya.
Melalui program PIDI – DIGDAYA x Hackathon 2026, Bank Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mitra strategis lainnya berupaya menjaring inovator yang mampu menghasilkan prototipe digital aplikatif, khususnya dalam menjawab tantangan prioritas nasional, memperkuat layanan publik, serta mendorong inklusi keuangan dan produktivitas ekonomi.
Dalam sesi pendampingan, peserta dibekali pemahaman tentang penyusunan model bisnis inovasi digital melalui pendekatan Business Model Canvas. Materi ini disampaikan oleh akademisi dari Fakultas Teknologi Rekayasa Universitas Katolik Parahyangan Bandung, Prof. Dr. Ir. Bagus M. Arthaya dan Dr. Ir. Rian Pratikto, MT.
