Rangkaian karya tersebut diharapkan mampu menampilkan kekayaan budaya NTT secara utuh, mulai dari keragaman etnis, tradisi, hingga nilai-nilai kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat.
Meski persiapan artistik dan teknis telah berjalan dengan baik, KOXI NTT Production masih menghadapi tantangan dalam aspek pembiayaan. Kebutuhan transportasi dan akomodasi bagi seluruh kontingen selama berada di Jakarta menjadi salah satu kendala utama yang masih diupayakan pemenuhannya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat para anggota sanggar yang selama ini konsisten mengembangkan seni budaya daerah.
Menurut Serena, keikutsertaan KOXI NTT Production dalam festival internasional bukan sekadar mengikuti perlombaan, melainkan menjalankan misi budaya untuk memperkenalkan identitas Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur kepada masyarakat global.
“Saya sangat bangga dengan semangat adik-adik. Ini bukan hanya soal lomba, tetapi juga membawa nama baik Kota Kupang dan NTT di tingkat internasional. Kehadiran mereka di festival tersebut merupakan representasi wajah budaya daerah yang harus kita dukung bersama,” kata Serena.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
