“Semangat hijrah juga perlu diwujudkan dalam upaya menjaga dan mengamankan aset-aset umat agar dapat terus dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron turut mendoakan agar tahun baru Hijriah membawa keberkahan bagi masyarakat Jawa Tengah dan Indonesia secara keseluruhan.

Ia berharap berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini dapat dilalui dengan baik melalui kerja sama, persatuan, dan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Mudah-mudahan tahun ini lebih baik, Provinsi Jawa Tengah semakin makmur, dan suasana dunia saat ini bisa menjadi lebih baik, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Peringatan Tahun Baru Islam kali ini juga diisi dengan penyerahan 243 sertipikat tanah wakaf kepada sejumlah lembaga dan yayasan keagamaan di Jawa Tengah. Selain itu, diberikan pula bantuan pendidikan kepada 100 anak yatim yang berasal dari berbagai yayasan Islam.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari para tokoh agama, pengurus yayasan, dan masyarakat yang hadir. Mereka menilai program sertipikasi tanah wakaf memberikan manfaat besar dalam menjamin kepastian hukum terhadap aset keagamaan yang selama ini dimanfaatkan untuk kepentingan umat.