Dengan ultimatum yang diberikan oleh Bupati Kupang, kini nasib PDAM Tirta Lontar berada di tangan manajemennya sendiri. Jika mereka mampu melakukan reformasi dan meningkatkan kinerja, maka keberadaan PDAM akan tetap terjaga. Sebaliknya, jika tidak ada perubahan, kemungkinan besar kebijakan tegas akan diambil demi kesejahteraan daerah.
