Kedua jenazah tersebut sebelumnya dilaporkan hilang sejak tahun lalu. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati karena kondisi tulang-belulang sudah tidak utuh. Autopsi dilakukan untuk memastikan identitas korban dan penyebab kematian.

Motif: Utang dan Amarah

Menurut keterangan sementara, Wanda membunuh Septia karena sakit hati akibat utang sebesar Rp3,5 juta yang tidak kunjung dibayar. “Pelaku menagih uang, namun korban menolak membayar. Di sinilah pelaku nekat membunuh di kebun, lalu memutilasi jasadnya,” jelas Kapolres.

Namun hingga kini, motif pembunuhan terhadap Siska dan Adek masih dalam pendalaman. Polisi belum memastikan apakah kedua korban juga menjadi target karena motif ekonomi, hubungan personal, atau faktor lainnya.

Tragedi Berlanjut: Orang Tua Korban Meninggal karena Syok

Kepiluan makin mendalam ketika orang tua salah satu korban tewas di tengah perjalanan menuju lokasi sumur. SO, orang tua dari salah satu mahasiswi, pingsan setelah mendapat kabar anaknya ditemukan tewas. Ia menghembuskan napas terakhir pada Kamis pagi karena serangan jantung akibat syok berat.