Pendidikan & Fasilitas Publik Inklusif Jadi Prioritas
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menambahkan bahwa Pemkot Kupang juga menaruh perhatian besar pada pendidikan inklusif dan aksesibilitas fasilitas publik bagi penyandang disabilitas.
“Anak-anak disabilitas harus memiliki kesempatan yang sama untuk belajar di sekolah umum dengan fasilitas yang memadai. Kita tidak boleh membatasi hak mereka hanya karena keterbatasan fisik. Oleh karena itu, kami akan mempercepat perbaikan infrastruktur sekolah dan fasilitas publik agar lebih ramah bagi mereka,” ujar Serena.
Selain sekolah inklusif, Pemkot Kupang juga berencana menyesuaikan fasilitas umum seperti toilet ramah disabilitas, jalur khusus pengguna kursi roda, serta akses kerja bagi penyandang disabilitas dan perempuan.
Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan dan Disabilitas
Dalam bidang ekonomi, Serena juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi dan UMKM untuk mengembangkan program pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha bagi perempuan dan penyandang disabilitas.
“Kami ingin mereka mandiri secara ekonomi. Karena itu, selain memberikan bantuan, kami juga akan menyiapkan pelatihan keterampilan agar mereka bisa membuka usaha sendiri,” katanya.
