Kupang, FHNC – Sistim Penerimaan Murid Baru ( SPMB) tahun ajaran 2025- 2026 menjadi isu Sentral dan topik menarik dalam perbincangan publik.
Mengapa tidak? masa penerimaan siswa merupakan ajang setiap siswa didukung orang tua/wali berlomba mencari dan menentukan pilihan kepada sekolah- sekolah dimana siswa tersebut akan melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) juga merupakan sekolah negeri pilihan yang oleh masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya sekolah ini menjadi sekolah rebutan.
Hal mendukung pernyataan sekolah rebutan oleh kepala SMAN 7 Kota Kupang, Wemvrid M. Boimau, S.Pd., M.Hum mengatakan dalam waktu yang sangat singkat kuota untuk 11 rombongan belajar (Rombel) tahun ini menjadi penuh.
“Kita hari pertama hanya buka setengah jam langsung tutup. Hari berikutnya juga demikian. Sangat singkat”, Ungkap Wemvrid singkat.
Lebih lanjut Wemvrid menjawab media ini terkait potensi kisruh sosial yang terjadi saat penerimaan murid baru tidak lain Wemvrid mengatakan sampai masa akhir pendaftaran murid baru tidak terdapat atau muncul masalah sosial.
“Syukur, sampai saat ini belum terjadi peristiwa yang tidak diinginkan. Masih aman hingga saat ini”, Jelas Wemvrid.
Wemvrid menghimbau kepada masyarakat NTT terkhusus warga masyarakat Kota Kupang untuk turut mendukung kegiatan pendidikan SMAN 7 Kota Kupang menuju sekolah maju dan berprestasi sebagaimana diharapkan bangsa dan negara. (Frengco) ***
