Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat: Tiga Pilar Pendidikan NTT
Sebelum peluncuran resmi, Gubernur Melki sempat berdialog dengan para Kepala Sekolah, Pengawas, dan Ketua OSIS dari berbagai SMA/SMK di Kota Kupang. Ia menekankan pentingnya membangun sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat; tiga pilar utama dalam membentuk karakter generasi NTT yang unggul dan berdaya saing.
“Sekolah mengajar, keluarga mendampingi, dan masyarakat meneladani. Itulah tiga batu tungku yang menjadi fondasi pendidikan NTT,” ujar Melki.
Ia juga menegaskan pentingnya pendidikan moral dan kewirausahaan di sekolah menengah agar siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan mandiri.
Dukungan terhadap Pergub ini datang dari Komisi V DPRD NTT, yang selama ini aktif mendorong reformasi pendidikan.
Winston Neil Rondo, Wakil Ketua II Komisi V, menyebut Pergub ini sebagai kabar gembira bagi ribuan keluarga di NTT.
“Kini tidak boleh lagi ada siswa yang ijazahnya tertahan karena belum melunasi pungutan yang tidak sah. Pergub ini menegaskan keadilan dan keberpihakan kepada rakyat kecil,” ujar Winston.
