Di lokasi pameran, Presiden tampak berdialog dengan para pelaku pertanian serta mengamati berbagai teknologi yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi produksi dan hasil panen. Teknologi budidaya modern yang diterapkan dalam sistem PM-AAS dinilai mampu menjadi salah satu solusi untuk menjawab tantangan sektor pertanian di tengah meningkatnya kebutuhan pangan nasional.

Presiden memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh para peneliti, praktisi, dan pelaku usaha pertanian. Menurutnya, kemajuan teknologi harus menjadi bagian penting dalam transformasi sektor pertanian Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.

“Pertanian yang modern dan produktif merupakan modal penting menuju swasembada pangan,” tegas Presiden.

Menurut Kepala Negara, pemanfaatan teknologi di sektor pertanian memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan produktivitas. Dengan penggunaan teknologi yang tepat, proses produksi dapat dilakukan secara lebih efisien, biaya operasional dapat ditekan, dan hasil panen dapat meningkat secara optimal.