“Melalui jalan-jalan inilah hasil bumi dari para petani, telur, daging, susu dari para peternak, dan beragam hasil produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar,” ujar Presiden.

Pembangunan jalan daerah selama ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan nasional. Di sejumlah wilayah, keterbatasan akses transportasi masih menjadi hambatan utama bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Kondisi jalan yang rusak atau belum memadai sering kali menyebabkan biaya distribusi menjadi tinggi. Akibatnya, harga barang di tingkat konsumen meningkat, sementara keuntungan yang diterima produsen menjadi lebih kecil.

Melalui pembangunan dan peningkatan jalan daerah, pemerintah berharap rantai distribusi menjadi lebih efisien. Efisiensi tersebut dinilai penting untuk memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung stabilitas harga kebutuhan pokok.

Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ada daerah yang tertinggal hanya karena persoalan aksesibilitas.