FK – Pemerintah Kabupaten Kupang menggelar Rapat Koordinasi Kesehatan (Rakor) dengan fokus utama pada eliminasi rabies dan pengendalian penyakit menular di tahun 2024.
Acara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Kupang ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk tenaga kesehatan, perwakilan desa, dan lembaga terkait.Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memerangi rabies dan penyakit menular lainnya. “Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Kami harus mengambil langkah cepat dan efektif untuk mengeliminasi rabies dan mengendalikan penyebaran penyakit menular di Kabupaten Kupang,” ujar Alexon Lumba.Rabies menjadi salah satu fokus utama dalam rakor ini mengingat kasusnya yang masih sering terjadi di beberapa wilayah. “Rabies adalah ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kami akan memperkuat program vaksinasi hewan, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya rabies, dan memperbaiki sistem respons cepat terhadap kasus gigitan hewan,” jelas Alexon.Selain rabies, berbagai penyakit menular seperti demam berdarah, malaria, dan TBC juga mendapat perhatian khusus. “Kami akan meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular melalui program imunisasi, kampanye edukasi, dan peningkatan fasilitas kesehatan di daerah-daerah yang rentan,” tambahnya.Dalam rakor ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, Dr. Maria E. Londa, memaparkan rencana aksi yang komprehensif untuk tahun 2024. “Kami telah menyusun strategi yang mencakup peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, penyediaan obat dan vaksin yang cukup, serta penguatan sistem surveilans untuk deteksi dini dan respons cepat terhadap wabah,” kata Dr. Maria.Kerjasama lintas sektor juga menjadi salah satu poin penting dalam rakor ini. “Kami mengajak semua pihak, termasuk pemerintah desa, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta untuk bekerja sama dalam upaya ini. Hanya dengan kolaborasi yang baik kita bisa mencapai tujuan eliminasi rabies dan pengendalian penyakit menular,” ujar Dr. Maria.Partisipasi aktif masyarakat juga sangat diharapkan dalam upaya ini. “Kesadaran dan keterlibatan masyarakat sangat penting. Kami akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi tentang cara pencegahan dan penanganan penyakit menular, sehingga masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan,” tambahnya.Rakor ini juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam eliminasi rabies dan pengendalian penyakit menular, seperti keterbatasan sumber daya, infrastruktur kesehatan yang perlu ditingkatkan, serta perlunya inovasi dalam program-program kesehatan.Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, Pemkab Kupang optimis bahwa upaya eliminasi rabies dan pengendalian penyakit menular akan berhasil. “Kami berkomitmen untuk terus bekerja keras demi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kupang. Eliminasi rabies dan pengendalian penyakit menular adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Alexon Lumba.Melalui rakor ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Kupang yang lebih sehat dan bebas dari penyakit menular.
