“Hadirlah bukan sebagai orang yang merasa paling tahu, melainkan sebagai sahabat yang siap belajar, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” pesannya.
Selain itu, ia mengajak pemerintah desa yang menjadi lokasi program untuk memberikan dukungan penuh kepada para mahasiswa sehingga tercipta sinergi yang mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan desa.
Sementara itu, Rektor Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, P. Dr. Stefanus Lio, SVD., S.Fil., M.A., menegaskan bahwa Program KKN Desa Binaan merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional “Kampus Berdampak”.
Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik dan publikasi ilmiah, tetapi juga dari sejauh mana kampus mampu menghadirkan perubahan positif dan memberdayakan masyarakat.
“Perguruan tinggi harus mampu menjadi bagian dari solusi masyarakat serta berkontribusi dalam membangun desa yang mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
