FaktahukumNTT.com, Kupang – Bumi kini menangis, dan seorang anak negeri menjawabnya dengan cinta. Adalah Bapa Lukas Onek Narek, SH, pria sederhana, mantan aktivis lingkungan dan legislator dari Flores Timur dan Lembata, yang kini kembali menebarkan api kecil harapan dari desa ke desa di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Di tengah hiruk-pikuk dunia yang sibuk mengejar keuntungan, beliau memilih jalan sunyi—menyelamatkan Ibu Bumi dan Anak Cucu.

Misi mulia ini dibawanya lewat kampanye back to basic, back to nature, bersama PT Momen Global International. Ia tidak hanya bicara, namun bertindak. Menjangkau hampir 80% desa dan kelurahan di seluruh kecamatan Kabupaten Kupang, Bapa Lukas membawa pesan kehidupan: kita semua bertanggung jawab atas masa depan bumi dan generasi penerus.

Di atas podium desa, di hadapan para petani, ibu rumah tangga, tokoh agama, pemuda, bahkan perangkat desa, ia berkhotbah dengan bahasa hati:

“Selamatkan tanah kita. Jangan wariskan bumi yang rusak untuk anak cucu kita. Tanah kering, tanaman sakit, tubuh manusia rapuh. Semua karena kita salah merawatnya.”